Jumat, 21 Desember 2018

Perjalananku Lebih Indah dari Tujuanku

By Desember 21, 2018
Cp-from;fb

Assalamulaikum hati, dalam ruangmu yang penat ada banyak hal yang terjadi. Sebuah langkah kaki mencari baiknya bukan suatu kesempurnaan. Duri sering menusuk telapaknya, menjerit hingga menguraikan air mata. Berhenti bukan penyembuh dari sakitnya, maka kupijakkan dengan gagah.

Mata ini kadang kehilangan wattnya memancar menemukan arah kebajikan, hanya gelap dan gemuruh giat menerkam petaku. Aku bisa apa selain bersembunyi, sedang aku tak punya daya melawannya meski kubisa.
Banyak hal yang tidak dipahami dalam diriku. Secara sepihak menusukku dari belakang, ya dahang itu tumbuh secepat itu menggores pundakku hingga memerah. Kemudian aku beranjak lalu berlari mengikuti gemerlap yang meluncur. Terlihat indah dipelataran gelap berhias suatu kelipan.

Tak ada yang menyadari siapa aku sebenarnya. Setiap tujuan yang dirangkai, patah sebelum sampai. Bukan sebuah pucuk daun yang perlahan menua lalu gugur melain setangkai dahang yang rapuh.
Perjalananku lebih indah dari tujuanku.

0 komentar:

Posting Komentar